Kisah Seekor Kucing Oyen
Kisah Seekor Kucing Oyen
Suatu ketika, saya berada di Pasar Joyo Madiun. Saya melihat seekor kucing kecil yang berjalan tidak semestinya. Ia menyeret kaki belakang sebelah kiri sambil berteriak dengan bahasa kucing. Karena saya kasihan, akhirnya saya putuskan untuk membawa pulang dan merawatnya. Dengan kondisi yang amat lemah, saya rawat kucing ini. Ia hanya bisa pasrah saja dan berserah dalam keadaannya yang seperti itu.
Saya berpikir betapa sakitnya si kucing dalam kondisi sakit kakinya yang patah, ia berusaha bertahan hidup sendirian. Ia masih terlalu kecil untuk menerima dan menghadapi situasi yang sebegitu sulit bagi dia. Ia tak terawat, kurus, dan lemah tak berdaya. Ia mambutuhkan seseorang yang merawat dia hingga ia sembuh dan pulih.
Demikian pula keadaan kita, sering kali kita diperhadapkan dalam suatu pergumulan yang berat dan sulit dalam kehidupan kita. Seolah kita tidak punya pengharapan dan kita tidak tahu harus apa dan bagaimana. Namun justru oleh karena itulah, kita mendapatkan pembelajaran untuk apa dan bagaimana kita pasrah dan berserah pada Tuhan. Maka dari itu, belajar dari Si Oyen, mari kita untuk senantiasa mempercayakan diri, pasrah dan berserah pada Tuhan.
Tuhan memberkati kita semua. 😊🙏
🐱👍
Comments
Post a Comment