Kisah Si Kucing Hitam
Chapter 001
Lahirnya Si Kucing Hitam dan Saudara-saudaranya
Terdengar suara mengeong dari seekor kucing. Nampaknya ia sedang berusaha melahirkan anak-anaknya dengan kesakitan dan berjuang antara hidup dan mati. Lalu beberapa saat kemudian, keluarlah mereka dari rahim induknya satu per satu. Satu berwarna hitam, satu berwarna abu-abu dan satu lagi berwarna putih. Sedangkan sang induk berwarna keabu-abuan dengan ada beberapa bagian yang berwarna hitam. Lalu dijilatilah anak-anaknya itu dan menyusui mereka.
Ya, anak-anak kucing itu baru lahir. Mata mereka masih tertutup. Kelihatan lucu dan imut. Namun bulu mereka masih agak basah dan berbau amis, maklumlah baru keluar dari rahim. Sang induk melahirkan tiga ekor anak kucing itu. Dengan lahap, anak-anak kucing itu menyusu pada induknya, sedangkan sang induk terlihat kelelahan sehabis melahirkan mereka dan tertidur.
Anak-anak kucing itu masih polos dan lugu. Maklum saja, mereka baru hadir di dunia ini, setelah sekian lama ada di rahim induknya. Mereka masih belum mengenal keadaan lingkungan sekitar mereka. Untuk sementara ini, mereka hanya bisa bernaung dan berlindung pada induknya. Belum banyak hal yang mereka alami.
Beberapa saat kemudian, sang indukpun terbangun. Lalu memindahkan mereka ke tempat aman dan nyaman. Sedangkan sang induk hendak mencari makan. Sebab sang induk tinggal di sebuah gubuk tua yang tak berpenghuni. Namun meski demikian, sang induk merasa nyaman tinggal di situ. Apalagi pada saat ia hamil beberapa waktu lalu. Tak ada yang mengganggu, bahkan oleh manusia pun. Jika cuaca panas, ia tidak merasa kepanasan. Jika cuaca dingin, ia masih tetap merasa hangat.
Kini ia telah melahirkan tiga ekor anak kucing. Tentunya ia pasti akan menjaga anak-anaknya itu dengan baik.
(Bersambung)
Chapter 001 Lahirnya Si Kucing Hitam dan Saudara-saudaranya
©Lunar Solarius™
+6281230188946
Comments
Post a Comment