Move On Dari Masa Lalu

Memang bukan suatu perkara yang mudah ketika kita menyandang peridkaat yang buruk atau mendapat penilaian yang buruk dari orang lain dan itupun menjadi stigma. Ketika orang itu berusaha berbuat yang baik orang lainpun masih menilai negatif atau masih menanggap bahwa orang yang mendapat stigma yang buruk itu selamanya akan tetap buruk, sekalipun ia berusaha berbuat baik dan mempervaiki kesalahan masa lalunya yang buruk itu. Seharusnya ketika seseorang yang mendapat stigma yang buruk itu berusaha dan berjuang untuk berbuat baik dan memperbaiki kesalahan masa lalu, dia harus diberi semangat dan motivasi agar bisa nove on dari masa lalu yang buruk itu.
Rasul Paulus, adalah salah satu contoh yang bisa kita teladabi. Kita tahu siapa Rasul Paulus sebelum ia bertobat. Boleh dibilang, masa lalunya sangat kelam. Namun semua itu berubah ketika ia mengalami perjumpaan pribadi dengan Yesus. Dan iapun berobat dan melayani Tuhan secara luar biasa. Namun ternyata ada sebagian orang yang tidak suka hingga bahkan berusaha menganiaya bahkan hampir membunuh Rasul Paulus. Itulah harga yang harus dibayar oleh seseorang yang masih saja dinilai buruk bahkab walau itu masa lalu. Paku yang telah tertancap di papan memang sudah dicabut, namun bekasnya masih ada.
Ketika seseorang berusaha bangkit dari keterpurukan, sudah seharusnya diberikan mitivasi dan semangat agar bisa bangkit dan move on dari masa lalu atau kebiasaan lama yang buruk itu. Bukannya malah semakin dibenci atau dibullu, malahan makin menjadi-jadi dan menjadi buruk.
Maka dari itu, marilah kita dengan terbuka menolong mereka yang berusaha mau berubah menjadi lebih baik. Bujankah kita juga merasa bangga aoabila kita juga ikut berkontribusi dalam proses perubahan seseorang untuk menjadi lebih baik? Apalagi jika kelak orang tersebut bisa sukses dan berhasil, rasa bangga pasti akan kita rasakan, tentunya tanpa pamrih.
Ingatlah bahwa tidak selamanya orang yang dinilai buruk itu benar-benar buruk. Kelak nantinyapun ia akan bosan dengan hal itu dan berusaha bangkit dan move on dari itu semuanya. Percayalah, kontribusi kita dalam proses perubahan seseorang itu pasti diperhitungkan sebagai amal kebaikan. Dan pastinya akan menuai buah dari kebaikan itu.
Selalu ada kebaikan dalam hati seseorang meskipun ia mendapat penilaian buruk dari orang lain. Semoga hal ini menjadi motivasi dan ibspirasi bagi kita semua. Tuhan saja tidak mempergitungkan kesalahan dan keburukan kita di masa lalu, asalkan kita mau bertobat dan berubah untuk menjadi lebih baik lagi. Bagi kita semua yang sedang berusaha berubah menjadi lebih baik, tetap terus berusaha berbuat baik, jangan mudah menyerah, buktikan bahwa irang lain salah menilai kita selama ini melalui perubahab dan perbuatan baik kita. Jangan hiraukan suara-suara sumbang yang berusaha menjatuhkan kembali diri kita yang berusaha berubah menjadi lebih baik. Dan marilah kita memberkan motivasu dan semangat agar orang tersebut benar-benar bisa berubah menjadi lebih baik bahkan bisa sukses dan berhasil.

Comments

Popular posts from this blog

Kisah Kerajaan yang Tenteram dan Damai

Tak Semudah Membalik Telapak Tangan

Petualangan Adigunawan (Chapter 001)